Pages

Minggu, 01 April 2012

Beban psikologis anak yang tersangkut perkara hukum


Ketika seorang anak tersangkut perkara hokum. Disinilah terjadi beberapa hal yang sangat tidak efektif, ketika mereka terjaring dan tertangkap mengenai tindak pengadilannya pun begitu sangat tidak efisien sebab dari beberapa kasus yang terjadi mereka cenderung merasa ditekan dalam hal pencarian fakta kejadian yang digali dari pelaku tersebut. Seharusnya pemerintah bertindak dan memberikan satu pengarahan yang lebih baik dalam hal penyelidikan terhadap anak yang tersangkut tindak pidana. Cerita ynag  sebenarnya seharusnya lebih dipahami dari tindakan pelaku mengapa melakukan hal-hal yang semacam itu. Apakah semua itu terjadi karena pergaulan atau bahkan dari sisi pendidikan dan tingkat ekonomi keluarga.
Semua itu menjadi kajian yang sangat penting untuk dapat mengurangi tindak pidana yang dilakukan oleh anak. Dari beberapa kejadian yang sudah pernah terjadi kebanyakan dari mereka yang melakukan tindak pidana dikarenakan kurangnya kepedulian pemerintah dalam memberikan jaminan pendidikan yang layak dan bermutu. Sebab rata-rata pelaku hanya lulusan sekolah dasar yang kemudian bingung mencari pekerjaan untuk dapat bertahan hidup bahkan ada yang belum sampai tamat sekolah dasar.
Kejadian itu hampir menyeluruh disetiap penjuru wilayah yang tersebar di Indonesia. sehingga perlu diberikan penanganan khusus untuk dapat menanggulangi dan menekan tindak pidan yang dilakukan oleh anak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar