Pengetahuan
berawal dari sebuah pengalaman yang pernah kita lakukan. Untuk itu jangan
pernah berharap mengerti apabila tidak ada yang kita lakukan, memang sulit pada
awalnya mengartika sebuah makna pengetahuan jika ditilik dari segi pemahaman
bahasa yang rinci. Terkadang pengartian tersebut berujung pada penalaran yang
hanya sebatas pemikiran biasa.
Ketika otak
semakin sering digunakan untuk berpikir maka cenderung lebih cepat dalam
menangkap sebuah pembicaraan yang bermakna, beda dengan orang yang hanya
memandang sebuah perkataan itu sebagai bahan becanda biasa. Pandangan seorang
pemikir itu sangat jauh berbeda dengan pandangan orang yang tidak pernah
mamahami dirinya sendiri.
Jangan pernah
menyalahkan orang lain apabila diri kita sendiri tidak mau disalahkan. Rasa tanggung
jawan itu semakin bermakna ketika dibarengi dengan tindakan yang dilakukan agar
dapat memberikan sisi positif dan lebih memiliki nilai yang baik. Menunjukkan pemahaman
yang berbeda pada awalnya akan mendapatkan tantangan yang begitu berarti sebab
penolakan demi penolakan semakin bermunculan sebab mereka belum terbiasa
menggunakan pemahaman yang berbeda juga belum begitu mereka pahami. Jadi tetaplah
mengungkapkan aspirasi yang sudah benar-benar baik nyatanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar